![]() |
Sky Villa diduga dijadikan lokasi perjudian di Kota Batam |
Suasana Ramadan yang seharusnya lebih khusyuk ternoda oleh beroperasinya gelanggang permainan elektronik (Gelper) Sky Villa, tanpa pembatasan, hingga warga dan tokoh agama pun geram mempertanyakan pengawasan dari pihak berwenang.
Pantauan dilokasi menunjukkan Gelper tetap ramai, dengan suara mesin permainan berbunyi tanpa henti dan pengunjung yang mayoritas anak muda asyik bermain hingga larut malam.
Ironisnya, tak ada tanda-tanda penyesuaian jam operasional, seolah aturan pemerintah hanya sekadar formalitas.
“Kami sangat kecewa! Ini bulan suci, seharusnya ada penghormatan terhadap umat yang sedang beribadah,” tegas seorang tokoh agama di Batam, Rabu (19/03/2025).
Ia menilai pemerintah perlu bertindak tegas agar kejadian serupa tidak berulang setiap tahun.
Pemerintah Kota Batam sebenarnya telah menetapkan aturan pembatasan jam operasional tempat hiburan selama Ramadan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan Sky Villa tetap bebas beroperasi.
“Kalau memang ada aturan, mengapa dibiarkan? Apakah ada pihak yang bermain di belakangnya?” keluh seorang warga yang mengaku kecewa dengan sikap aparat yang dinilai lamban merespons.
Ketika dikonfirmasi, pihak pengelola Gelper Sky Villa membantah adanya pelanggaran.
“Kami beroperasi sesuai aturan yang berlaku. Jika ada keberatan, kami siap berdiskusi dengan pihak terkait,” ujar perwakilan pengelola singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, Satpol PP dan kepolisian belum memberikan pernyataan resmi.
Sementara itu, keresahan warga semakin memuncak, menuntut tindakan konkret agar aturan ditegakkan, bukan hanya sekadar wacana.
Warga kini menunggu apakah pemerintah berani bertindak tegas, atau justru membiarkan hal ini berlalu begitu saja tanpa pembatasan.
Tak hanya itu, warga dan tokoh agama pun geram, mempertanyakan pengawasan dari pihak berwenang. (zpn)